Select Page

Perkembangan teknologi sulit dibendung. Dunia seakan pindah dalam genggaman melalui gadget, terutama ponsel pintar. Tidak hanya orang dewasa, bahkan anak usia dini dan belum cukup umur sudah kecanduan gadget. Orangtua yang tidak mampu menerapkan pola asuh dan pola didik sesuai perkembangan anakpun, seakan melegalkan gadget hanya sekedar agar anak “tidak merepoti” orangtuanya. Anak dianggap sudah “diamankan” karena punya aktivitas sendiri.

Namun ada banyak alasan, salah satunya alasan kesehatan mengapa orangtua harus mengatur dan memantau anak-anak memegang gadget. Berikut 5 (lima) dampak buruk bila anak terlalu bermain gadget.

  1. Mengakibatkan Obesitas, karena ketika menghabiskan banyak waktu di depan layar, sangat sedikit kalori tubuh yang dibakar. Bahkan bisa menyebabkan komplikasi penyakit seperti diabetes, serangan jantung, dan stroke
  2. Terpapar radiasi, karena ponsel memancarkan radiasi
  3. Mengganggu perkembangan motorik, visual, spasial, bahkan perkembangan kognitif.
  4. Merusak mata akibat kelelahan dan ketegangan saraf mata
  5. Mengganggu pembentukan postur tubuh, karena terlalu banyak membungkuk, menunduk, berbaring, tengkurap, dan menatap layar.

Teknologi dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, bukan membawa masalah dan merugikan. Gadget hanyalah alat untuk membantu, memudahkan, meringankan, mempercepat aktivitas manusia sehingga manusia lebih produktif. Namun bila gadget dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak tepat, maka tidak lain hanya membawa masalah bukan hanya jangka pendek tapi juga jangka panjang. Mari kita bangun generasi unggul, diawali dari rumah. www.sekolahakhlak.com

#stayathome

#savethegeneration